PT Pertamina mengaku terus mengoptimalkan biaya, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat meningkatkan efisiensi.
Dalam uji coba ini, masyarakat diberikan banyak opsi untuk melakukan transaksi. Salah satunya adalah transaksi pembelian Pertalite menggunakan uang tunai.
Pertamina menerapkan aturan pendaftaran untuk pembelian BBM bersubsidi. Langkah ini untuk melindungi masyarakat rentan, yang berhak menikmati subsidi energi.
Menurut Irto, subsidi yang tepat sasaran ini penting, mengingat Pemerintah telah mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi pada tahun 2022.