Elon Musk berencana memangkas PNS di AS dengan AI, menggantikan hingga 10% tenaga kerja. Langkah ini bisa tingkatkan efisiensi, tapi juga menimbulkan tantangan.
Keterlibatan mendalam Elon Musk di pemerintahan Donald Trump, dukungannya pada partai sayap kanan Eropa dan kontroversi lainnya, tampaknya amat berdampak.