Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah pada Rabu (18/2) akibat minimnya likuiditas. Analis menyebut sentimen global dan defisit anggaran turut mempengaruhi.
Bank sentral Australia menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 basis poin menjadi 3,85 persen, menjadikannya sebagai kenaikan suku bunga pertama dalam 2 tahun.