Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengaku pernah mendapatkan tawaran bermain judi online (Judol). Ia lalu mengirimkan hal tersebut ke Direktorat Siber.
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada bercerita pernah mendapatkan tawaran bermain judi online (judol). Jadi, menurutnya, judol bisa menyasar siapa saja.