Ahmad al-Ghuferi kehilangan 103 anggota keluarganya, termasuk istri dan tiga anaknya, yang tewas dalam serangan Israel yang menghancurkan rumah keluarganya.
Penyerangan terjadi di sebuah gereja Katolik di Burkina Faso Utara. Pejabat senior gereja menyebut 15 orang tewas dan 2 lainnya terluka akibat serangan ini.