Berkat pengalaman magang di tempat produksi tabung laboratorium, Ivan Bestari (38) bisa menyulap limbah kaca menjadi karya seni bernilai puluhan juta rupiah.
Teknologi alternatif ini kerap digunakan untuk pembuatan keripik. Teknologi ini disebut lebih sehat dibandingkan dengan cara tradisional, seperti deep frying.