Peristiwa bermula adanya salah paham antara Woodyrman dan salah satu saksi. Korban hendak membela saksi sehingga terjadi adu mulut antara korban dan Woodyrman.
Selebgram Woodyrman ditahan setelah menganiaya pria Brunei di Blok M, Jakarta. Penganiayaan terjadi saat pelaku dalam kondisi mabuk dan berujung fatal.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal mengungkapkan Pusat Finansial Internasional Indonesia dipimpin seorang Gubernur, ditunjuk Presiden Prabowo Subianto.