Militer AS dan Israel dilaporkan menyerang lebih dari 2.000 target Iran menggunakan 2.000 amunisi dalam 100 jam pertama perang udara melawan negara tersebut.
Militer Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan terbaru ke Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis.
Militer Israel mengerahkan dua jet tempur usai muncul laporan pesawat dibajak. Namun ternyata, kode pembajakan dikirimkan secara tak sengaja oleh pilot pesawat.
Garda Revolusi Iran mengklaim telah menembakkan rudal Kheibar ke kantor PM Israel Netanyahu. Rudal ini memiliki jangkauan 1.450 km dan sistem panduan canggih.
Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa serangan rudal mereka telah menargetkan kantor PM Israel Benjamin Netanyahu dan markas komandan angkatan udara Israel.
Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan senjata senilai US$1,96 miliar (sekitar Rp 33,5 triliun) untuk memperkuat pertahanan udara Arab Saudi.