Israel kembali menyerang Palestina meskipun gencatan senjata masih berlangsung sejak 10 Oktober 2025. Tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan itu.
Kantor Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam operasi militer Israel di Tepi Barat yang menewaskan 70 orang dan menyebutnya sebagai "pembersihan etnis".
Lima negara G7 yakni Prancis, Kanada, Jepang, Kerajaan Bersatu (UK), dan Australia akan mengakui kedaulatan Palestina dengan beberapa syarat pada September.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengatakan pihaknya siap untuk berdiploasi di tengah saling serang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.