Sejarah mencatat, 24 Mei 1964 terjadi bencana stadion paling mematikan dalam sejarah sepakbola dunia. Bencana yang menewaskan 328 orang ini masih sarat misteri.
Korban Tragedi Kanjuruhan bertambah. Jumlahnya menjadikan insiden di Stadion Kanjuruhan sebagai yang terbesar kedua di dunia sepanjang sejarah sepakbola.
Unesa FC menggelar laga amal dan menyiapkan bantuan pendidikan bagi korban tragedi Kanjuruhan, Malang. Hasil sumbangan diserahkan ke korban tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan menjadi luka dalam bagi sepak bola Indonesia. Hingga Minggu sore (2/10) tercatat 174 orang yang tewas usai pertandingan Arema FC vs Persebaya
Sebanyak 130 orang dilaporkan meninggal akibat kerusuhan di stadion Kanjuruhan, Malang. Tragedi ini mengingatkan publik pada insiden sepakbola di Peru.