Walhi Sulsel mengkritik rencana perluasan tambang nikel PT Vale Indonesia yang mengancam 4.800 Ha perkebunan merica di Pegunungan Lumereo atau Blok Tanamalia.
Bhima menjabarkan dengan konsesi lahan tambang yang selama ini dikuasai Vale, negara melalui BUMN bisa melakukan operasional tanpa tantangan yang berarti.