Otoritas Turki sedang membangun shelter atau tempat perlindungan bom di berbagai wilayahnya, dengan persetujuan langsung dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Untuk pertama kalinya Jerman berhasil mengidentifikasi pelaku penyebaran disinformasi dari luar negeri. Aktornya, Rusia yang kali ini beroperasi melalui Turki.