Israel kembali menggempur Lebanon bagian selatan pada Jumat (28/3), setelah Menhan Israel Katz mengancam Beirut atas serangan roket terbaru dari wilayah itu.
Serangan udara Israel menghantam Lebanon, dengan Tel Aviv mengklaim menargetkan anggota-anggota Hizbullah. Beirut menyebut sedikitnya enam orang tewas.
Gedung Putih mengakui ada kesalahan ketika rencana serangan AS terhadap Houthi secara tidak sengaja dikirim ke wartawan, sebelum serangan militer dilancarkan.