Tak semua penerima vaksin Pfizer punya kondisi khusus maupun pilih-pilih. Sebagian menerimanya secara random, bahkan tidak tahu apa bedanya dengan vaksin lain.
BPOM RI baru saja menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Sputnik V. Vaksin berbasis viral vector ini memiliki efikasi 91 persen, bisa dipakai untuk 18+.
Vaksin COVID-19 Sputnik-V mendapat izin darurat BPOM. Vaksin dengan nilai efikasi mencapai 91 persen memiliki beberapa efek samping. Berikut yang dilaporkan.
"Para nakes yang suntik ketiganya tidak nyaman dengan platform berbeda, kita membuka opsi suntik ketiganya dengan vaksin platform yang sama," jelas Menkes Budi.
BPOM kembali menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin COVID-19, kali ini untuk Sputnik-V dari Rusia. Vaksin Sputnik V akan diberikan untuk 18 tahun ke atas.
China diprediksi akan mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity pada akhir tahun 2021 dengan 80 persen penduduk yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19.