Stafsus Presiden bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto telah melapor LHKPN sebesar Rp 43 miliar. Yovie memiliki 5 bidang tanah dan bangunan hingga 5 kendaraan.
Pejabat Kemnaker Irvian Bobby terlibat kasus pemerasan sertifikasi K3, menerima Rp 69 miliar, jauh lebih besar dari harta Rp 3,9 miliar yang dilaporkan.