"Kami tidak kaget dan logis saja melihat hasil survei ini, karena ini semua sudah terprediksi ketika kebijakan relaksasi impor dikeluarkan," ujar Agus.
Staf Khusus Menteri Perdagangan Bara Krishna Hasibuan menjelaskan tujuan revisi Permendag untuk relaksasi atas 26.000 kontainer yang tertahan di pelabuhan.