Massa demonstran Israel memblokade truk-truk bantuan untuk Jalur Gaza, Palestina. Massa Israel itu menginjak-injak mi instan merek terkenal asal Indonesia.
PBB mengatakan sekitar 80 ribu orang telah meninggalkan Rafah dalam tiga hari. Terhitung sejak Israel mengintensifkan operasi militer di kota Gaza selatan.
Israel terus menggempur Rafah di selatan Jalur Gaza. Gempuran dilakukan Israel meski sekutunya Amerika Serikat mengancam akan menghentikan pasokan senjata.
Berkomitmen untuk selalu menentang perang di tengah dunia yang gila perang adalah sesuatu yang tidak mudah. Namun putus asa dan pesimis bukanlah pilihan.