Muis Afandi Tuarita, otak pembobolan brankas UAC, curi Rp 870 juta terinspirasi film. Ia rencanakan aksi dengan Google dan bagi hasil dengan komplotan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi belum ada anggaran kapal yang dikucurkan. Ia mendorong KKP untuk segera memesan kapal tanpa menunggu anggaran.