Pembangunan waterboom diproyeksikan jadi daya tarik utama Pulau Kumala. Proses pembangunannya terus berlanjut hingga 2024-2025, dengan target akhir pada 2026.
Kondisi ekonomi Indonesia memburuk, banyak yang kesulitan bayar cicilan kendaraan. Rasio kredit macet meningkat, dampak daya beli masyarakat yang melemah.