Wamenkomdigi Nezar Patria mengungkapkan bahwa penyebab bocornya data pelamar loker sedang ditelusuri. Data pribadi pelamar kini sudah ditutup aksesnya.
Polisi menetapkan AS atau S (22) sebagai tersangka setelah meracuni keluarganya di Warakas, Jakarta Utara, hingga tewas. Tersangka dijerat pasal berlapis.