Direktur RS Indonesia di Jalur Gaza, Atef Al-Kahlout, melaporkan Israel terus melakukan pengeboman di sekitar rumah sakit yang terletak di wilayah Gaza utara.
RS Al-Shifa di Gaza berhenti beroperasi karena kehabisan bahan bakar. Hal serupa juga dialami RS Indonesia, namun tetap beroperasi dalam kondisi mati lampu.
Relawan dari organisasi kemanusiaan Indonesia MER-C, Fikri Rofiul Haq menceritakan bagaimana kondisi RS Indonesia dan tenaga medis yang bekerja di Gaza.
Dirjen World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan perkembangan informasi mengenai kondisi RS Al-Shifa di Gaza imbas serangan Israel.