Presiden Brasil Lula da Silva terkejut dengan jumlah korban tewas dalam penggerebekan narkoba. Operasi ini menjadi yang paling mematikan dalam sejarah Rio.
Polisi Brasil melancarkan operasi penggerebekan di favela Rio, menewaskan 60 anggota geng narkoba dan 4 petugas. Warga protes atas kekerasan yang terjadi.
Pemuda bernama Asmara ditangkap karena mengedarkan sabu seberat 35,45 gram. Ia terlibat geng motor dan dijerat hukum dengan ancaman penjara hingga 20 tahun.