Sebuah postingan viral di media sosial menyatakan salah satu warung bakso di kawasan Gading, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Solo, mengandung bahan nonhalal.
Di Semarang, Jawa Tengah, ada sebuah warung makan bakso populer di area pemukiman warga. Sang penjual mengungkapkan kalau awalnya ia hanya belajar dari YouTube.
Bukan isi telur atau urat, warung ini menawarkan bakso dengan isian uang tunai Rp 100.000. Uangnya dibungkus plastik zip lalu direbus bersama adonan bakso.
Bakso babi di Yogyakarta menjadi sorotan, termasuk beberapa rekomendasinya. Tak kalah mencuri perhatian juga ada kuliner asal Bali yang terbilang ekstrem.
Heboh sebuah warung bakso babi di Bantul, Yogyakarta diberi spanduk oleh DMI. Ternyata bakso babi cukup populer di kota pelajar tersebut, ini rekomendasinya.
Foodies dihebohkan dengan kabar warung bakso di Solo dilengkapi spanduk keterangan 'Bakso Babi' dari DMI dan MUI yang terkesan kontradiktif. Begini faktanya.