Puluhan santri menggeruduk rumah Ridwan Kamil di Bandung, menuntut kejelasan penggunaan APBN untuk Ponpes Al Khoziny. Aksi ini dipicu kritik Atalia Praratya.
Polisi menjaga ketat rumah Ridwan Kamil di Bandung setelah informasi demonstrasi santri terkait komentar istrinya, Atalia, tentang penggunaan APBN untuk Ponpes.
Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung meluncurkan prangko simbolik. Didesain oleh Kurnia dan Kok, prangko ini melambangkan perjuangan negara-negara non-blok.