Pemerintah Amerika Serikat (AS) menutup celah aturan yang memungkinkan chip Artificial Intelligence (AI) canggih diekspor ke perusahaan China di luar negeri.
Ekspor Bali Januari-Mei 2026 turun 2,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. GPEI menilai kondisi ini mirip dengan kondisi saat pandemi COVID-19.