detikFinance Solusi Kabinet Obesitas, Prabowo Bisa Utak-atik Belanja Negara Anggaran belanja pertama Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp 3.621 triliun tahun depan. Kamis, 24 Okt 2024 08:00 WIB
detikFinance Kementerian Gemuk, Prabowo Bakal Rombak APBN 2025? Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal peluang perubahan anggaran belanja pada APBN 2025. Rabu, 23 Okt 2024 18:26 WIB
detikJateng Menteri Toleransi UEA Temui Jokowi di Solo, Ini yang Dibicarakan Menteri Toleransi Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan berkunjung ke kediaman Jokowi di Solo. Ini agendanya. Rabu, 23 Okt 2024 15:39 WIB
detikFinance Kabinet Membengkak, Prabowo Bisa Atur Ulang Belanja Negara Pakai Perpres Prabowo bisa atur ulang anggaran belanja negara pakai Perpres. Rabu, 23 Okt 2024 12:47 WIB
detikTravel KCIC Umumkan Catatan Kinerja Satu Tahun Beroperasi Whoosh Kereta Cepat Whoosh beroperasi tepat selama satu tahun di bulan ini. Berikut catatan yang dirilis KCIC dalam periode tersebut, termasuk sektor wisata. Rabu, 23 Okt 2024 12:07 WIB
detikFinance Anggaran Belanja Prabowo Tahun Depan Tembus Rp 3.621 Triliun Presiden Prabowo Subianto akan mendapatkan anggaran belanja dari APBN senilai Rp 3.621 triliun pada tahun 2025. Rabu, 23 Okt 2024 12:05 WIB
detikFinance Target Penerimaan di APBN Prabowo Rp 3.005 Triliun, dari Mana Saja? Presiden Prabowo Subianto ditargetkan akan mendapat penerimaan negara hingga Rp 3.005 triliun di tahun 2025. Rabu, 23 Okt 2024 10:25 WIB
detikFinance Jadi Menkeu Lagi, Sri Mulyani: Nggak Ada yang Berubah Kecuali Target Makin Tinggi "Nggak ada yang berubah kecuali targetnya makin tinggi," kata Sri Mulyani. Selasa, 22 Okt 2024 11:12 WIB
detikFinance Wamenkeu Buka-bukaan soal Kabinet Gemuk Prabowo: Tak Ada Risiko APBN Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu buka-bukaan soal kabinet gemuk Presiden Prabowo Subianto. Senin, 21 Okt 2024 15:29 WIB
detikJateng Pakar Undip Ragu Kabinet Gemuk Prabowo-Gibran Berjalan Efektif Pakar politik Undip ragu bila kabinet gemuk di pemerintahan Prabowo-Gibran bisa berjalan efektif. Dia menilai pemecahan kementerian memerlukan waktu. Senin, 21 Okt 2024 11:46 WIB