AS dan Israel terus menyerang Iran, sementara Iran mengancam reaktor nuklir Dimona. Ketegangan meningkat dengan serangan dan ancaman balasan dari kedua pihak.
Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan bahwa 67 personel militernya telah terluka sejak awal serangan pembalasan Iran atas serangan Amerika Serikat dan Iran.