Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya dipandang sebagai alat bantu produktivitas, kini teknologi tersebut justru dipakai oleh pelaku kejahatan digital.
Pelaku pariwisata di Karangasem khawatir hantavirus mempengaruhi kunjungan wisatawan. PHRI minta pemerintah antisipasi agar tidak terulang seperti COVID-19.
Alih-alih membayar uang tebusan seperti yang diminta kelompok peretas, Albera justru menyumbangkan jumlah uang tersebut untuk mendukung riset keamanan siber.