detikSumbagsel Neymar Positif COVID-19 Pemain klub Santos, Brasil, Neymar da Silva Santos JĂșnior positif COVID-19. Padahal, Neymar baru sembuh dari cedera. Senin, 09 Jun 2025 12:00 WIB
detikKalimantan Neymar Kena COVID-19 Neymar positif COVID-19. Belum diketahui gejala apa yang dikeluhkan pesepakbola Brasil itu. Senin, 09 Jun 2025 11:30 WIB
detikHealth Dinkes DKI Ungkap Tren Kasus COVID-19, Ada Kenaikan? Dinkes DKI Jakarta mengungkap tren kasus COVID-19 sepanjang 2025. Kenaikan dilaporkan awal tahun, bagaimana perkembangan kasus terkini? Jumat, 17 Okt 2025 11:27 WIB
Community Connect Kopi Boleh Hits, Tapi Bersama Acteavist Teh Tetap Punya Cerita Acteavist Indonesia hadir sebagai komunitas yang merayakan racikan teh seraya berbagi cerita, edukasi, dan promosi seputar teh nusantara. 8 jam yang lalu
detikJogja Tren COVID-19 Meningkat Didominasi 3 Varian, Kemenkes Beri Penjelasan Tren Covid-19 meningkat didominasi tiga varian. Perlukah khawatir? Kamis, 23 Okt 2025 12:53 WIB
detikKalimantan COVID-19 LF.7 Merebak di RI, Mirip Flu Biasa? Proporsi positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 3 persen dari 1 persen di minggu sebelumnya. Rabu, 22 Okt 2025 19:31 WIB
detikHealth Infeksi 'Super Flu' Bisa Menulari Tiga Orang, Gejala Lebih Parah dari COVID-19 Infeksi 'super flu' influenza H3N2 varian subclade K memiliki penularan yang cepat. Selain itu, gejalanya juga dinilai lebih parah dari COVID-19. Selasa, 30 Des 2025 17:05 WIB
detikHealth Badan Lemas Kena 'Super Flu' atau COVID-19? Ini Bedanya Menurut Dokter Paru Dokter paru beberkan beda gejala Super Flu Subclade K dan COVID-19. Waspadai demam tinggi hingga 41 derajat dan lemas ekstrem. Selasa, 30 Des 2025 12:05 WIB
detikNews Riset: Pandemi COVID-19 Mempercepat Penuaan Otak Hasil riset terbaru dari Inggris mengungkap fakta, pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak hingga 6 bulan terlepas dari status infeksinya. Jumat, 25 Jul 2025 14:38 WIB
detikHealth Video Pakar: Flu Burung Picu Pandemi yang Lebih Parah Dibanding Covid-19 Pakar mewanti-wanti virus flu burung yang telah menyebar di antara hewan dapat memicu pandemi yang lebih parah daripada Covid-19. Jumat, 28 Nov 2025 14:38 WIB