Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut Presiden Donald Trump menggunakan berbagai titik tawar untuk mengamankan kesepakatan damai karena putus asa.
Kesepakatan ini belum resmi ditandatangani, namun perhatian beralih pada tantangan: serangan militer Israel di Lebanon, program nuklir Iran, serta Selat Hormuz.
Para pemimpin dunia menyambut meredanya konflik dan berkurangnya tekanan krisis energi global. Namun, banyak pihak meragukan ini bisa benar-benar tercapai.
Kelompok Hizbullah mengklaim telah menghancurkan tiga tempur tank Israel, beberapa jam setelah serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan tiga orang.
Perdamaian AS-Iran 2026 dinilai lebih sebagai strategi AS menjaga stabilitas energi global, sementara konflik Israel dan isu nuklir Iran tetap belum selesai.