Penyanyi senior Titiek Puspa berpulang, meninggalkan pesan inspiratif. Kak Seto dan Inul Daratista mengenang kebaikan dan nasihatnya. Selamat jalan, Eyang!
Jenazah Titiek Puspa dibawa ke rumah duka di Wisma Puspa, Pancoran, Jakarta Selatan. Deretan public figure ikut mengantar ke rumah duka dari rumah sakit.
Kak Seto harus melakoni sejumlah pekerjaan, mulai dari berjualan koran dan masih menjadi asisten rumah tangga, yang membuatnya jarang bisa ikut nongkrong.
Postur Si Komo kabarnya sengaja dimiripkan dengan Pak Harto. Serta lirik lagu soal kemacetan, dianggap seperti rombongan para elite yang menutup jalan.