Perseteruan di Keraton Solo kembali terjadi saat acara penyerahan SK Menbud Nomor 8 Tahun 2026, yang menyatakan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Keraton Solo.
Keluarga keraton mengangkat salah satu putra PB XIII menjadi putra mahkota meski adiknya telah mengukuhkan diri jadi raja. Suksesi Keraton Solo semakin memanas.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan SK penunjukan KGPA Tedjowulan di Keraton Solo, memicu protes dari kubu PB XIV Purbaya. Mereka merasa tidak dilibatkan.