Di Desa Lobener Lor, Wartono, perajin gitar otodidak, menciptakan alat musik unik dari limbah. Karyanya dikenal luas, membawa harmoni ke berbagai penjuru.
Ranitya Nurlita, atau Lita, meninggalkan karier di PBB untuk fokus pada pengelolaan sampah melalui yayasan Wastehub. Ia berkomitmen mengatasi problem sampah.