Menarik mengamati bahwa kelompok anak muda yang lahir pada era ketika lompatan teknologi berjalan sedemikian pesat ini, ternyata tidak apatis dan skeptis lagi.
Jejaring media sosial TikTok dan X (sebelumnya Twitter) diminta oleh Uni Eropa untuk meningkatkan kembali upaya mereka memberantas konten-konten missinformasi.