Potensi tersebut bermula saat Donald Trump mengumumkan militer Amerika sukses melakukan serangan ke wilayah Iran. Ada tiga situs nuklir Iran yang dibom Amerika.
Iran menyerang pangkalan militer AS di Qatar sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas nuklirnya. AS mengklaim tidak ada korban dalam insiden ini.
Amerika Serikat mengerahkan jet siluman B-2 menyerang tiga fasilitas nuklir Iran. Bombardir dilakukan menggunakan rudal Tomahawk tanpa terdeteksi. Kok bisa?
Amerika Serikat berhasil lakukan serangan udara masif terhadap 2 fasilitas pengayaan uranium bawah tanah utama Iran. Serangan ini direncanakan bertahun-tahun.