"Pemerintah dengan biaya yang begitu tinggi sampai beri subsidi untuk kendaraan umum, itu maksudnya biar dinikmati oleh warga kita untuk memanfaatkan," katanya.
Ketua Banggar Said Abdullah menyatakan target pemerintahan Jokowi terkait penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2024 dapat dipastikan tidak akan tercapai.