Garuda Indonesia menggandeng Kemenkraf untuk mendukung ekonomi kreatif. Salah satunya dengan melibatkan IP (Intellectual Property) lokal seperti Tahilalats.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk merespons tudingan keberadaan mafia yang memperjualbelikan jam penerbangan favorit di industri penerbangan Tanah Air.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pendapatan operasional US$ 1,07 miliar atau setara Rp 17,76 triliun (kurs Rp 16.600) pada semester I 2025.
Menyambut antusias penumpang untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2025, Garuda Indonesia akan mendatangkan 4 armada baru. Saat ini baru 1 pesawat yang sampai.