Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (12/12). Yunli mengatakan, para santri sudah memantau pergerakan pelaku yang sebelumnya telah mencuri di pesantren itu.
Pelaku curanmor ditembak di bagian kaki karena melawan saat hendak ditangkap. Pelaku yang ditembak merupakan satu dari tiga maling di Babakan Madang, Bogor.