Sejumlah hal terungkap dalam rekonstruksi kasus Bripda HS membunuh sopir taksi online. Salah satunya niatnya mencuri mobil korban untuk tutupi utang ke kakak.
Anggota Densus 88 Bripda HS tersangka pembunuhan sopir taksi online awalnya berniat mencuri mobil guna mengganti uang kakak Rp 90 juta yang dipakainya berjudi.
Bripda HS sempat mampir di sebuah masjid dekat Mako Brimob Depok usai membunuh sopir taksi online. Di sana, dia membersihkan wajah-baju bernoda darah korban.
Bripda HS sempat berkeliling Jakarta naik TransJakarta sebelum membunuh sopir taksi online. Dia keliling Jakarta untuk mencari target yang akan dicuri mobilnya.