Pemprov Bali mengakhiri status tanggap darurat banjir. Fokus pada pemulihan infrastruktur dan layanan dasar, meski cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam mengajak semua pihak menahan diri dan menghentikan penjarahan serta perusakan terhadap fasilitas publik.