Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pasar tenaga kerja AS tak kunjung pulih. Biro Statistik Tenaga Kerja mencatat pengangguran mencapai 7,9%.
Tidak sedikit CEO yang gagal menyelamatkan perusahaan dan karyawannya dari dampak pandemi COVID-19. Namun, sejumlah CEO berhasil bertahan di masa sulit ini.