Keraton Solo dilanda ketegangan dengan dua putra PB XIII, Hamangkunegoro dan Mangkubumi, sama-sama mengklaim gelar Pakubuwono XIV, memicu konflik baru.
Warga Laweyan, Hepi Indra Wijaya, tewas setelah berkelahi dengan tetangganya, Deki Setiawan, yang tersinggung ditegur. Pelaku menggunakan senjata improvisasi.