IDAI mengumumkan doa bersama tiga hari berturut-turut mulai 5-7 Mei 2025. IDAI menyebut gerakan ini bentuk solidaritas untuk rekan sejawat yang terzalimi.
Ana (54), lansia di Pejaten Timur, Jakarta Selatan ini terpaksa harus mengungsi ke emperan ruko bersama anak dan cucunya yang masih berusia dua minggu.