Para ibu di Gaza yang memiliki bayi prematur bak menanti keajaiban. Anaknya hanya bisa bertahan dengan ventilator, sementara stok listrik di RS Gaza menipis.
Pasokan kebutuhan pokok warga Palestina terus menipis di tengah serangan dari Israel yang terus memborbardir Gaza. Adapula laporan terjadi krisis pembalut.
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza dilaporkan menerima puluhan jenazah setelah Israel membombardir kamp pengungsian Jabalia pada Selasa (31/10) malam.
Momen pilu seorang anak laki-laki di Gaza yang dioperasi tanpa dibius tersebar di media sosial. Sebagai pengalih sakit, ia melafalkan salah satu ayat Al-Qur'an.
WHO menyoroti kondisi tenaga kesehatan di Gaza imbas pemutusan listrik dan akses komunikasi oleh Israel. Warga sipil dan nakes harus berjuang dalam kegelapan.
Pasokan listrik dan bahan bakar untuk generator rumah sakit di Gaza semakin menipis. Ini membuat dokter terpaksa melakukan operasi dengan cahaya senter ponsel.
Rumah sakit di Gaza saat ini tengah mengalami krisis kesehatan. Salah satu rumah sakit bahkan sudah mulai kehabisan kain kafan untuk membungkus jenazah.
Sejumlah pasien terpaksa menjalani operasi tanpa bius. Hal itu terjadi karena rumah sakit di Jalur Gaza semakin mendekati kehancuran akibat blokade Israel.