Sebelum tewas, Brigadir Yoshua sempat berkomunikasi via ponsel dengan keluarganya. Kelaurga meminta tim khusus membuka rekaman percakapan terakhir Yoshua.
Polri mengatakan ada dua handphone (HP) Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J yang telah diamankan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.
Polri resmi menerima permohonan keluarga untuk mengautopsi ulang Brigadir Yoshua. Polri menyebut RS untuk autopsi ulang itu sesuai permintaan keluarga.