Sebuah penelitian menunjukkan perbedaan kebutuhan liburan orang-orang berdasarkan penghasilan. Mereka yang berpenghasilan rendah lebih membutuhkan wisata alam.
Pariwisata kini bukan hanya sekadar menjual destinasi, pelayanan, atau atraksi saja. Kini semuanya harus berdasar pada kelestarian dan keberlangsungan.