Dolar AS menguat dan mendekati level Rp 16.000, hal ini bisa mempengaruhi nilai atau harga produk impor seperti barang elektronik sampai barang otomotif.
Dolar AS terus perkasa terhadap Rupiah, kini nyaris menyentuh Rp 16.000. Penguatan Dolar AS sebagai dampak perang antara Israel dengan pejuang Hamas Palestina.