Ferry Irwandi dan TNI mencapai kesepakatan damai dan saling mengakui adanya kesalahpahaman. Kapuspen TNI meminta maaf, dan tidak ada proses hukum lebih lanjut.
Polisi menangkap ibu kandung dan pasangan sejenis terkait penganiayaan anak MK (7) yang ditemukan di Jakarta Selatan. Kedua tersangka ditangkap di Sidoarjo.
Mabes TNI mengonfirmasi komunikasi dengan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, terkait permintaan maaf atas kesalahpahaman. Tidak ada proses hukum lebih lanjut.
TNI menemukan dugaan tindak pidana serius terhadap Ferry Irwandi setelah MK menolak laporan pencemaran nama baik. Ferry bingung dengan tuduhan tersebut.