Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto buka suara menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut presiden dan menteri boleh memihak dalam pemilu.
Lebih jauh, Meutya menuturkan, pihaknya menghargai keputusan Jokowi yang masih netral dan belum mengungkap pilihan politiknya dalam kontestasi Pilpres 2024.
Andi Arief merespons Mardani Ali Sera yang menyebut Jokowi panik lantaran ingin satu putaran. Andi Arief menegaskan tak ada aturan melarang presiden kampanye.
Bendum NasDem Ahmad Sahroni mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut presiden boleh kampanye dan memihak. Menurutnya itu sikap jujur Jokowi.