AS mengumumkan kebijakan untuk mencekik ekonomi Iran dengan membidik mitra dagangnya. Sanksi menghantam entitas di dunia, termasuk di UEA, China dan di Eropa.
Deplu akan mencabut visa 200.000 warga asing yang mengajukan suaka usai masuk ke AS. Ini bisa menjadi pencabutan visa massal terbesar dalam sejarah negeri.
PM Israel Benjamin Netanyahu diduga berusaha memicu eskalasi konflik di Jalur Gaza, sebagai bagian dari upaya untuk mengganggu atau menunda pemilu parlemen.
Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan berbagai negara mengenai adanya "konsekuensi" jika mereka turut serta dalam operasi ekonomi AS terhadap Teheran.
Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut AS sedang merasa frustrasi setelah berbagai kampanye tekanan militer dan ekonomi terhadap Teheran berulang kali gagal.
Menkeu AS Scott Bessent bertekad untuk menerapkan langkah-langkah keuangan berskala luas untuk memutus penopang utama ekonomi Iran dan memperdalam isolasi.